Senin, 14 Desember 2009

Ganggang (Algae)

Ganggang (Algae) merupakan tumbuhan air yang hidup di laut, kolam, sungai, parit, dan kumpulan air lainnya. Tidak sedikit juga ganggang yang tumbuh di daerah lembab, seperti di batu, kulit kayu dan pagar.
Bentuk dan ukuran ganggang tidak tentu. Sebagian terdiri atas sel-sel mikroskopis, sebagian lainnya berbentuk lembaran rata, benang tipis, atau batang raksasa yang panjangnya lebih dari 30cm.
Meski tidak mempunyai akar, batang dan daun sejati, seperti tumbuhan besar, ganggang juga memiliki klorofil.

Kembang Biak Ganggang

Ganggang terbagi beberapa divisi, yaitu ganggang hijau-kebiruan (Cyanophycota), Euglena (Euglenophycota), Pirofita (Sarcomastigophora), ganggang hijau (Chlorophyta), ganggang cokelat (Chromophycota), Diatom (Bacilariophyta), dan ganggang merah (Rhodophycota).
Ganggang-ganggang ini memiliki cara kembang biakyang berbeda-beda. Ada yang berkembang biak dengan membelah sel, berpecah menjadi bagian-bagian (Fragmentasi), dan berkembang biak dengan spora.

Dari Sup Ke Pupuk

Banyak sekali kegunaan ganggang bagi manusia. Seperti ganggang cokelat yang sering digunakan untuk bahan sop, penghasil yodium,sampai untuk pupuk.
Kemudian ganggang merah, yang beberapa jenisnya digunakan untuk bahan semir sepatu, sampo, dan obat-obatan. Atau Spirogyra, yang termasuk ganggang hijau, banyak digunakan untuk bahan beberapa jenis kertas lensa.

Fakta Menarik

Buku Cina klasik Sze Sen (Bibble of Poem atau Kitab Puisi) tercatat sebagai dokumen pertama yang menyebut soal ganggang.

Ensiklopedia Frisian Flag

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar